
Erica, tersangka dalam kasus kecelakaan lalu lintas di Taman Apsari, mengaku mengalami pusing setelah mengonsumsi minuman beralkohol. Pengakuan ini terungkap dalam pemeriksaan polisi, di mana ia menyebutkan bahwa kondisi pusing tersebut memengaruhi konsentrasinya saat mengemudi.
Kronologi Kecelakaan
Menurut keterangan saksi mata, kecelakaan terjadi pada malam hari ketika kendaraan yang dikemudikan Erica melaju dengan kecepatan tinggi. Saksi menyaksikan mobil tersebut tiba-tiba oleng dan menabrak beberapa kendaraan lain yang sedang parkir di pinggir jalan. Tabrakan beruntun itu mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka.
Detail Kejadian
Saksi yang berada di lokasi kejadian mengungkapkan bahwa sebelum tabrakan, Erica terlihat keluar dari sebuah tempat hiburan malam. Ia kemudian masuk ke dalam mobil dan langsung melaju kencang. Dalam hitungan detik, suara benturan keras terdengar, dan beberapa kendaraan hancur.
Kondisi Erica
Setelah kejadian, Erica diamankan oleh warga dan petugas kepolisian. Ia tampak linglung dan mengeluh pusing. Tes alkohol yang dilakukan menunjukkan kadar alkohol dalam darahnya melebihi batas aman. Polisi masih mendalami kasus ini untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.
Dampak Kecelakaan
Kecelakaan ini menewaskan dua orang dan melukai tiga lainnya. Para korban telah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif. Keluarga korban berharap pelaku mendapat hukuman setimpal atas kelalaiannya.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak mengemudi dalam keadaan mabuk atau setelah mengonsumsi alkohol. Keselamatan di jalan raya harus diutamakan demi mencegah tragedi serupa.