
Penyakit diabetes melitus ternyata tidak hanya terdiri dari tipe 1 dan tipe 2. Ada satu varian yang jarang diketahui namun berbahaya jika salah penanganan, yaitu Diabetes MODY (Maturity Onset Diabetes of the Young).
Apa Itu Diabetes MODY?
MODY adalah bentuk diabetes monogenik yang disebabkan oleh mutasi pada satu gen. Berbeda dengan diabetes tipe 1 yang terjadi akibat kerusakan autoimun pada sel pankreas, atau diabetes tipe 2 yang dipicu oleh resistensi insulin, MODY murni diwariskan secara genetik dan bisa muncul sejak usia muda.
Mengapa Sering Salah Diagnosis?
- Gejalanya mirip dengan diabetes tipe 2, seperti sering haus, buang air kecil berlebihan, dan penurunan berat badan.
- Kebanyakan pasien tidak memerlukan insulin di awal diagnosis, sehingga dokter kerap menganggapnya sebagai diabetes tipe 2 biasa.
- Kondisi ini relatif langka, hanya mencakup 1–5 persen dari seluruh kasus diabetes, sehingga tidak semua tenaga kesehatan familier dengannya.
Dampak Kesalahan Penanganan
Jika penderita MODY diterapi seperti diabetes tipe 2, misalnya dengan obat metformin atau sulfonilurea secara berlebihan, efektivitasnya bisa rendah dan justru meningkatkan risiko efek samping. Sebaliknya, beberapa subtipe MODY justru merespons baik terhadap obat golongan sulfonilurea dosis rendah. Oleh karena itu, diagnosis akurat melalui tes genetik sangat penting.
Langkah yang Tepat untuk Pasien MODY
Bagi Anda yang memiliki riwayat diabetes dalam keluarga dengan pola menurun dominan, terutama jika didiagnosis di usia di bawah 25 tahun tanpa faktor obesitas, sebaiknya konsultasikan dengan dokter. Pemeriksaan genetik dapat memastikan apakah Anda mengidap MODY. Dengan penanganan yang sesuai, kualitas hidup penderita dapat lebih terkendali dan risiko komplikasi jangka panjang bisa diminimalkan.
Artikel ini disadur dari sumber di UMY dan diperkaya dengan informasi dari portal kesehatan terpercaya.