
Penguatan Sinergi Penanggulangan TB di Kota Mojokerto
Pemerintah Kota Mojokerto terus berupaya memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam upaya penanggulangan penyakit Tuberkulosis (TB). Langkah ini diambil sebagai respons terhadap masih tingginya angka kasus TB di wilayah tersebut.
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, serta organisasi kemasyarakatan dalam memerangi TB. Menurutnya, penanganan TB tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan keterlibatan semua pihak secara terpadu.
“Kita harus bergerak bersama-sama. Tidak hanya dinas kesehatan, tetapi juga perangkat daerah lainnya, kader posyandu, hingga lembaga swadaya masyarakat harus bahu-membahu,” ujar Wali Kota dalam sebuah kesempatan.
Upaya yang dilakukan mencakup peningkatan deteksi dini, pengawasan pengobatan, hingga edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan pola hidup sehat. Pemerintah Kota juga mendorong pemanfaatan teknologi informasi untuk memudahkan pemantauan pasien TB.
Dengan penguatan sinergi ini, diharapkan angka kesembuhan pasien TB meningkat dan angka penularan dapat ditekan secara signifikan. Program ini sejalan dengan target nasional untuk eliminasi TB pada tahun 2030.