
DPRD Kabupaten Tangerang mendesak Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat untuk memperkuat edukasi tentang pola hidup bersih dan sehat di masyarakat. Desakan ini muncul setelah ditemukannya sejumlah kasus penyakit di wilayah Cikupa, Kronjo, dan Gunung Kaler (CKG).
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tangerang, Bahrul Ulum, menegaskan bahwa sosialisasi mengenai gaya hidup sehat harus menjadi prioritas utama. Menurutnya, kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan masih perlu ditingkatkan.
“Kami meminta Dinkes untuk lebih gencar melakukan edukasi dan penyuluhan tentang pola hidup sehat. Ini penting sebagai langkah preventif untuk mencegah penyebaran penyakit,” ujar Bahrul dalam keterangannya, Rabu (22/5/2024).
Ia menjelaskan, temuan kasus penyakit di wilayah CKG menunjukkan bahwa masih ada celah dalam upaya pencegahan. Oleh karena itu, edukasi harus menyasar seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
Bahrul juga menyoroti pentingnya kerja sama antara Dinkes dengan puskesmas dan kader kesehatan di tingkat desa. Dengan sinergi yang baik, pesan-pesan kesehatan dapat tersampaikan secara efektif hingga ke pelosok.
“Jangan sampai penanganan hanya bersifat kuratif. Kami ingin ada langkah nyata dalam pencegahan, dan itu dimulai dari edukasi yang masif,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinkes Kabupaten Tangerang, dr. Achmad Muchlis, menyambut baik masukan dari DPRD. Ia mengaku akan segera mengintensifkan program sosialisasi pola hidup bersih dan sehat (PHBS) di seluruh kecamatan, terutama di wilayah yang terindikasi memiliki risiko tinggi.
“Kami akan turun langsung ke lapangan bersama puskesmas untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat. Edukasi akan dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya saat ada temuan kasus,” kata Muchlis.
Ia menambahkan, pihaknya juga akan memanfaatkan media sosial dan platform digital lainnya untuk menjangkau generasi muda. Dengan cara ini, diharapkan informasi tentang pola hidup sehat dapat diterima dengan lebih mudah.
“Kami optimistis, dengan edukasi yang tepat, angka kesakitan di wilayah CKG bisa ditekan. Masyarakat harus menjadi garda terdepan dalam menjaga kesehatannya sendiri,” pungkasnya.