
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang, Ahmad Fauzi, mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat program edukasi kesehatan di masyarakat. Langkah ini dinilai penting sebagai upaya antisipasi dan penanganan penyakit yang teridentifikasi melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Menurut Ahmad, temuan dari program CKG menunjukkan adanya sejumlah kasus penyakit yang memerlukan perhatian serius. Oleh karena itu, sosialisasi dan pemahaman kepada warga harus ditingkatkan agar mereka lebih sadar akan pentingnya deteksi dini dan pola hidup sehat.
“Edukasi harus menjadi prioritas. Masyarakat perlu tahu cara mencegah dan mengelola penyakit yang terdeteksi sejak awal. Jangan sampai mereka baru sadar saat kondisi sudah parah,” ujar Ahmad dalam keterangannya di Tangerang, Rabu.
Ia juga mengapresiasi program CKG yang dinilai sangat membantu warga, terutama di daerah pedesaan. Namun, ia menekankan bahwa edukasi harus berjalan beriringan agar manfaat program benar-benar dirasakan.
“Pemerintah harus gencar melakukan penyuluhan, baik melalui posyandu, puskesmas, maupun media sosial. Masyarakat harus menjadi subjek aktif dalam menjaga kesehatannya sendiri,” tambahnya.
DPRD Tangerang berkomitmen untuk terus mengawal program kesehatan ini dan memastikan alokasi anggaran yang memadai untuk kegiatan edukasi. Harapannya, angka kesakitan akibat penyakit yang bisa dicegah dapat ditekan secara signifikan.