
Di Nusa Tenggara Timur (NTT), jumlah kasus kanker payudara telah mencapai 693. Namun sayangnya, partisipasi perempuan dalam menjalani skrining masih sangat rendah. Hal ini menjadi perhatian serius karena deteksi dini dapat meningkatkan peluang kesembuhan.
Berdasarkan data yang dihimpun, angka tersebut menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Meskipun begitu, kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan rutin belum maksimal. Banyak perempuan yang enggan atau tidak memiliki akses ke fasilitas kesehatan untuk pemeriksaan payudara.
Pemerintah daerah dan instansi kesehatan setempat terus berupaya menggencarkan sosialisasi tentang pentingnya skrining. Mereka berharap dengan adanya edukasi yang lebih intensif, angka partisipasi perempuan dalam deteksi dini kanker payudara bisa meningkat. Hal ini penting untuk menekan angka kematian akibat penyakit tersebut.
Selain itu, diperlukan juga dukungan dari berbagai pihak, termasuk keluarga dan komunitas, untuk mendorong perempuan agar lebih peduli terhadap kesehatan payudara mereka. Dengan demikian, kasus kanker payudara di NTT dapat terdeteksi lebih awal dan ditangani dengan lebih baik.