
Bupati Barito Timur, M. Yamin, mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat untuk bersatu padu dalam upaya pencegahan kanker serviks. Ajakan ini disampaikan dalam rangka meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini dan vaksinasi HPV sebagai langkah krusial melawan penyakit mematikan tersebut.
Kanker serviks merupakan salah satu jenis kanker yang paling sering menyerang perempuan Indonesia. Namun, dengan pencegahan yang tepat, risiko terkena penyakit ini dapat ditekan secara signifikan. Bupati menekankan pentingnya peran aktif semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat umum.
Dalam kesempatan itu, M. Yamin mengimbau para perempuan di Barito Timur untuk rutin melakukan pemeriksaan kesehatan, terutama tes Pap smear dan IVA. Ia juga mendorong orang tua untuk memberikan vaksin HPV kepada anak-anak perempuan mereka sebagai upaya pencegahan jangka panjang.
“Kanker serviks bisa dicegah. Jangan sampai kita baru bertindak ketika sudah terlambat. Mari kita jaga kesehatan bersama-sama,” ujar Bupati. Ia berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat mampu menurunkan angka kejadian kanker serviks di wilayahnya.
Langkah ini sejalan dengan program nasional untuk menekan prevalensi kanker serviks di Indonesia. Dengan dukungan penuh dari semua pihak, target eliminasi kanker serviks pada 2030 diyakini bisa tercapai.