
Mahasiswa dari Institut Ilmu Kesehatan (IIK) Bhakti Wiyata Kediri berhasil mengembangkan inovasi berupa chatbot berbasis etnopsikologi yang dirancang khusus untuk mendampingi para penyandang diabetes. Inovasi ini lahir dari kepedulian mereka terhadap kebutuhan psikologis pasien diabetes yang seringkali terabaikan.
Inovasi Chatbot untuk Kesehatan Mental Pasien Diabetes
Chatbot ini dikembangkan dengan pendekatan etnopsikologi, yang berarti mempertimbangkan aspek budaya dan kearifan lokal dalam memberikan dukungan psikologis. Hal ini diharapkan dapat lebih relevan dan efektif bagi pasien diabetes di Indonesia.
Tim mahasiswa mengintegrasikan pengetahuan psikologi dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk menciptakan asisten virtual yang mampu memberikan edukasi, motivasi, serta dukungan emosional kapan pun dibutuhkan. Dengan adanya chatbot ini, pasien tidak hanya mendapatkan penanganan medis, tetapi juga pendampingan mental yang berkelanjutan.
Manfaat Utama Chatbot Etnopsikologi
- Memberikan dukungan psikologis yang disesuaikan dengan latar belakang budaya pasien
- Membantu pasien mengelola stres dan kecemasan terkait penyakit diabetes
- Menyediakan informasi tentang pola hidup sehat dan manajemen diabetes secara interaktif
- Meningkatkan kepatuhan pasien terhadap pengobatan dan kontrol gula darah
Inovasi ini diharapkan dapat menjadi solusi alternatif yang mudah diakses oleh para penyandang diabetes, terutama di masa pandemi di mana interaksi tatap muka dengan tenaga kesehatan masih terbatas. Ke depannya, tim pengembang berencana untuk terus menyempurnakan fitur chatbot agar semakin responsif dan personal.
Keberhasilan mahasiswa IIK Bhakti Wiyata Kediri dalam menciptakan chatbot etnopsikologi ini menunjukkan bahwa generasi muda Indonesia mampu berinovasi di bidang kesehatan dengan memanfaatkan teknologi modern, sekaligus tetap menghormati nilai-nilai budaya lokal.