
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memberikan peringatan kepada generasi Z untuk tetap waspada terhadap risiko penyakit diabetes, meskipun mereka aktif berolahraga. Hal ini disampaikan karena banyak faktor lain yang turut memengaruhi munculnya penyakit tersebut.
Faktor Risiko Diabetes pada Gen Z
Menurut Kemenkes, olahraga saja tidak cukup untuk mencegah diabetes jika pola makan dan gaya hidup tidak dijaga dengan baik. Konsumsi makanan tinggi gula dan rendah serat, serta kebiasaan begadang, menjadi pemicu utama diabetes pada usia muda.
Data dari Kemenkes menunjukkan peningkatan kasus diabetes pada kelompok usia 15-24 tahun dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini menjadi kekhawatiran tersendiri karena diabetes dapat menyebabkan komplikasi serius jika tidak ditangani sejak dini.
Tips Mencegah Diabetes untuk Gen Z
- Batasi konsumsi minuman manis dan makanan cepat saji
- Perbanyak konsumsi sayur dan buah-buahan segar
- Lakukan olahraga secara teratur, minimal 30 menit setiap hari
- Kontrol berat badan ideal
- Rutin memeriksakan kadar gula darah
Kemenkes juga mengimbau agar Gen Z lebih sadar akan pentingnya deteksi dini diabetes. Pemeriksaan kesehatan secara berkala dapat membantu menemukan penyakit ini pada tahap awal sehingga pengobatan dapat dilakukan lebih efektif.
Dengan menerapkan pola hidup sehat secara konsisten, risiko diabetes pada generasi Z dapat ditekan seminimal mungkin. Jangan sampai aktivitas olahraga yang dilakukan menjadi sia-sia karena kebiasaan buruk lainnya.