
Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Riau melaporkan temuan sebanyak 1.170 kasus positif HIV sepanjang tahun 2025. Data ini menunjukkan tren peningkatan kasus yang cukup signifikan, terutama pada kelompok populasi kunci.
Dominasi Kasus pada LSL
Dari total kasus yang tercatat, kelompok Lelaki Seks Lelaki (LSL) mendominasi dengan persentase tertinggi. Hal ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah untuk mengintensifkan program pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di kalangan komunitas tersebut.
Kepala Dinkes Riau menyatakan bahwa selain LSL, kelompok lain seperti pengguna narkoba suntik (penasun) dan pekerja seks juga turut menyumbang angka kasus, meskipun dalam jumlah yang lebih kecil.
Upaya Penanganan dan Pencegahan
Pemerintah melalui Dinkes Riau terus melakukan berbagai langkah strategis, di antaranya:
- Memperluas layanan tes HIV sukarela dan konseling di puskesmas dan rumah sakit rujukan.
- Mengadakan sosialisasi dan edukasi tentang HIV/AIDS kepada kelompok rentan.
- Menjamin ketersediaan obat antiretroviral (ARV) bagi pasien yang terinfeksi.
Dengan temuan ini, Dinkes Riau mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan stigma terhadap penderita HIV dan lebih aktif melakukan pemeriksaan dini guna menekan laju penularan.