
Pelaku mutilasi di Depok, yang sebelumnya tak menyadari kondisi kesehatannya, akhirnya mengetahui bahwa dirinya terinfeksi HIV setelah menjalani donor darah selama tiga bulan. Kasus ini menyoroti pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin, terutama bagi mereka yang kerap mendonorkan darah.
Menurut keterangan pihak berwenang, pelaku yang juga terlibat dalam aksi keji tersebut, baru merasa ada yang tidak beres setelah hasil tes darahnya menunjukkan reaksi positif terhadap virus HIV. Fakta ini ditemukan saat ia melakukan donor darah secara sukarela di sebuah fasilitas kesehatan.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Deteksi dini HIV dapat membantu memperlambat perkembangan virus dan mencegah penularan lebih lanjut.
Pihak kepolisian masih terus mendalami kasus mutilasi ini, termasuk kemungkinan adanya kaitan dengan kondisi kesehatan pelaku. Sementara itu, pelaku kini menjalani perawatan medis dan proses hukum yang berlaku.