Mahasiswa UNAIR Ciptakan Hidrogel Suntik untuk Diabetes, Raih Dana PKM

Home blog Mahasiswa UNAIR Ciptakan Hidrogel Suntik untuk Diabetes, Raih Dana PKM
Mahasiswa UNAIR Ciptakan Hidrogel Suntik untuk Diabetes, Raih Dana PKM
Mahasiswa UNAIR Ciptakan Hidrogel Suntik untuk Diabetes, Raih Dana PKM

Tim mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil meraih pendanaan dari Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) berkat inovasi mereka berupa hidrogel yang dapat disuntikkan untuk membantu penderita diabetes. Temuan ini diharapkan dapat menjadi terobosan baru dalam penanganan penyakit gula darah.

Apa Itu Hidrogel Suntik untuk Diabetes?

Hidrogel suntik merupakan bahan seperti gel yang dapat dimasukkan ke dalam tubuh melalui suntikan. Inovasi ini dirancang untuk melepaskan obat secara bertahap, sehingga kadar gula darah penderita diabetes dapat lebih stabil. Tim mahasiswa UNAIR mengembangkan hidrogel ini dengan bahan-bahan yang aman dan biokompatibel.

Manfaat dan Keunggulan Inovasi

Penggunaan hidrogel suntik menawarkan beberapa kelebihan dibandingkan metode pengobatan diabetes konvensional. Pertama, pasien tidak perlu lagi sering-sering menyuntikkan insulin karena hidrogel dapat melepaskan obat dalam jangka waktu tertentu. Kedua, risiko efek samping dapat diminimalkan karena pelepasan obat yang terkontrol. Ketiga, prosedur penyuntikan hidrogel relatif mudah dan tidak terlalu invasif.

Proses Pengembangan dan Pendanaan

Inovasi ini lahir dari riset mendalam oleh mahasiswa UNAIR di bawah bimbingan dosen. Mereka berhasil meyakinkan tim penilai PKM sehingga mendapatkan dana pengembangan. Pendanaan ini akan digunakan untuk uji coba lebih lanjut, termasuk uji toksisitas dan efektivitas pada hewan model, sebelum akhirnya diuji pada manusia.

Harapan ke Depan

Keberhasilan mahasiswa UNAIR ini diharapkan dapat mendorong lahirnya lebih banyak inovasi serupa di Indonesia. Dengan dukungan dari pemerintah dan institusi pendidikan, riset tentang hidrogel suntik untuk diabetes diyakini dapat memberikan solusi yang lebih baik bagi jutaan penderita diabetes di tanah air.