
Rumah Sakit Umum Daerah Yuliddin Away (RSUDYA) Tapaktuan kembali menunjukkan kemampuannya dalam menangani kasus stroke. Melalui fasilitas Catheterization Laboratory (Cathlab) yang dimiliki, tim medis rumah sakit tersebut sukses melakukan tindakan Digital Subtraction Angiography (DSA) terhadap seorang pasien stroke. Langkah ini menjadi bukti nyata peningkatan layanan kesehatan di Aceh Selatan.
Prosedur DSA Berjalan Lancar
Tindakan DSA merupakan prosedur pencitraan medis yang memungkinkan dokter melihat pembuluh darah secara detail. Dengan teknik ini, penyumbatan atau kelainan pada pembuluh darah otak dapat dideteksi dan ditangani secara tepat. Prosedur yang dilakukan di RSUDYA Tapaktuan berlangsung tanpa kendala berarti dan pasien menunjukkan respons positif pasca-tindakan.
Manfaat bagi Masyarakat
Keberhasilan ini memberikan harapan baru bagi masyarakat Aceh Selatan yang membutuhkan penanganan stroke secara cepat dan tepat. Sebelumnya, pasien stroke seringkali harus dirujuk ke rumah sakit di luar daerah yang memiliki fasilitas Cathlab. Kini, dengan adanya layanan DSA di RSUDYA Tapaktuan, waktu tempuh dan risiko yang dihadapi pasien dapat diminimalkan.
Komitmen RSUDYA Tapaktuan
Pihak rumah sakit berkomitmen untuk terus mengembangkan layanan kesehatan, khususnya di bidang neurologi dan kardiologi. Dengan dukungan tenaga medis yang kompeten dan peralatan modern, RSUDYA Tapaktuan siap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Ke depannya, diharapkan semakin banyak pasien stroke yang dapat tertangani dengan optimal di rumah sakit ini.
Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan di wilayah terpencil. Masyarakat pun diimbau untuk segera mencari pertolongan medis jika mengalami gejala stroke, seperti kelemahan pada satu sisi tubuh, bicara pelo, atau sakit kepala hebat yang mendadak.