
Remaja 16 Tahun Bertahan Hidup Tanpa Kedua Ginjal Akibat Penyakit Langka
Seorang remaja berusia 16 tahun di Aceh Barat Daya harus menjalani hidup tanpa kedua ginjalnya. Kondisi ini disebabkan oleh penyakit langka yang dideritanya. Pemerintah Kabupaten setempat turut memberikan perhatian khusus terhadap kasus ini.
Remaja tersebut, yang identitasnya tidak disebutkan, telah menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Tanpa kedua ginjal, ia harus menjalani cuci darah secara rutin untuk bertahan hidup. Penyakit langka yang dideritanya membuat fungsi ginjalnya tidak dapat berjalan normal.
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya menyatakan keprihatinannya dan berupaya memberikan dukungan medis serta bantuan sosial kepada keluarga remaja tersebut. Kasus ini menjadi perhatian publik karena sangat jarang terjadi, terutama pada usia muda.
Hingga berita ini diturunkan, remaja tersebut masih dalam perawatan dokter spesialis ginjal. Tim medis terus berupaya mencari solusi terbaik, termasuk kemungkinan transplantasi ginjal di masa depan. Keluarga berharap ada donatur yang bersedia membantu meringankan beban pengobatan.