
Penyakit lupus seringkali sulit dikenali karena gejalanya mirip dengan penyakit lain. Dokter dari Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret (RS UNS) mengingatkan pentingnya memahami gejala awal dan tanda bahaya lupus agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat.
Apa Itu Lupus?
Lupus merupakan penyakit autoimun kronis di mana sistem kekebalan tubuh justru menyerang jaringan dan organ sehat. Penyakit ini bisa menyerang berbagai bagian tubuh seperti kulit, sendi, ginjal, otak, dan organ lainnya.
Gejala Umum yang Sering Terjadi
Beberapa gejala yang perlu diwaspadai antara lain:
- Ruam merah di wajah berbentuk kupu-kupu yang melintang di pipi dan pangkal hidung
- Nyeri dan pembengkakan pada sendi
- Kelelahan berkepanjangan yang tidak hilang dengan istirahat
- Demam tanpa sebab yang jelas
- Rambut rontok berlebihan
- Luka di mulut atau hidung yang tidak kunjung sembuh
Tanda Bahaya yang Harus Diwaspadai
Selain gejala umum, ada beberapa tanda bahaya yang memerlukan penanganan medis segera:
- Nyeri dada saat bernapas dalam
- Pembengkakan pada kaki atau pergelangan kaki
- Kejang atau perubahan kesadaran
- Kesulitan bernapas
- Penurunan fungsi ginjal yang ditandai dengan busa pada urine
Dokter RS UNS menekankan bahwa deteksi dini dan pengobatan yang tepat dapat mengendalikan penyakit lupus secara efektif. Jika Anda atau orang terdekat mengalami gejala-gejala tersebut, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang sesuai.