
Puskesmas Penkase Oeleta mengambil langkah strategis untuk memperkuat sistem deteksi dini penyakit di wilayah pelabuhan dan industri. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi penyebaran penyakit yang mungkin muncul dari aktivitas bongkar muat dan kegiatan industri di sekitarnya.
Kepala Puskesmas Penkase Oeleta, dr. Fitriani, menjelaskan bahwa pihaknya telah meningkatkan kerja sama dengan otoritas pelabuhan dan perusahaan-perusahaan industri. Tim medis kini lebih sering melakukan pemantauan kesehatan pekerja dan pengunjung, terutama yang baru tiba dari luar daerah.
“Kami menerapkan protokol kesehatan yang lebih ketat, termasuk pemeriksaan suhu tubuh dan gejala penyakit menular lainnya. Selain itu, kami juga menyiagakan posko kesehatan di titik-titik strategis,” ujar dr. Fitriani dalam keterangannya.
Program deteksi dini ini mencakup pemeriksaan penyakit seperti tuberkulosis, demam berdarah, dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Petugas kesehatan juga dibekali alat rapid test untuk mendeteksi penyakit menular tertentu secara cepat.
Langkah ini disambut positif oleh para pekerja dan masyarakat sekitar. Mereka merasa lebih terlindungi dan yakin bahwa risiko penyebaran penyakit dapat diminimalkan. Puskesmas Penkase Oeleta berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan kewaspadaan di wilayah yang rentan terhadap penularan penyakit.