
Leukemia, atau yang lebih dikenal sebagai kanker darah, seringkali diasosiasikan dengan anak-anak. Namun, kenyataannya, penyakit mematikan ini juga dapat menyerang orang dewasa. Faktanya, sebagian besar kasus leukemia justru terjadi pada usia dewasa. Lalu, apa sebenarnya yang menyebabkan leukemia pada orang dewasa?
Apa Itu Leukemia?
Leukemia adalah kanker yang menyerang sel darah putih. Dalam kondisi normal, sel darah putih berfungsi sebagai garda terdepan sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi. Pada penderita leukemia, sumsum tulang memproduksi sel darah putih abnormal dalam jumlah berlebihan. Sel-sel abnormal ini tidak berfungsi dengan baik dan mengganggu produksi sel darah sehat lainnya, seperti sel darah merah dan trombosit.
Penyebab Leukemia pada Orang Dewasa
Hingga saat ini, penyebab pasti leukemia belum sepenuhnya diketahui. Namun, para ahli mengidentifikasi beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang terkena penyakit ini, terutama pada orang dewasa:
- Faktor Genetik dan Riwayat Keluarga: Memiliki anggota keluarga dekat (orang tua, saudara kandung) yang pernah menderita leukemia dapat meningkatkan risiko. Beberapa kelainan genetik, seperti sindrom Down, juga berkaitan dengan risiko leukemia yang lebih tinggi.
- Paparan Zat Kimia Berbahaya: Paparan jangka panjang terhadap bahan kimia tertentu, seperti benzena (biasa ditemukan di industri kimia, bensin, dan asap rokok) dan beberapa jenis pestisida, dapat memicu perubahan pada sel sumsum tulang.
- Riwayat Pengobatan Kanker Sebelumnya: Orang yang pernah menjalani kemoterapi atau radioterapi untuk jenis kanker lain memiliki risiko lebih tinggi untuk mengembangkan leukemia di kemudian hari. Ini dikenal sebagai leukemia sekunder.
- Merokok: Kebiasaan merokok tidak hanya berbahaya bagi paru-paru, tetapi juga meningkatkan risiko leukemia mieloid akut (AML).
- Usia Lanjut: Risiko sebagian besar jenis leukemia, terutama leukemia mieloid akut (AML) dan leukemia limfositik kronis (CLL), meningkat seiring bertambahnya usia. Kasus AML paling sering didiagnosis pada orang berusia 65 tahun ke atas.
- Infeksi Virus Tertentu: Infeksi virus HTLV-1 (Human T-lymphotropic virus) diketahui dapat menyebabkan leukemia limfositik dewasa yang langka.
Gejala yang Perlu Diwaspadai
Gejala leukemia pada orang dewasa bisa bervariasi tergantung jenisnya, namun beberapa tanda umum meliputi:
- Kelelahan yang berkepanjangan dan lemas
- Demam atau menggigil yang sering tanpa sebab yang jelas
- Mudah memar atau berdarah (misalnya mimisan, gusi berdarah)
- Infeksi yang sering atau berkepanjangan
- Penurunan berat badan tanpa alasan
- Nyeri tulang atau sendi
- Pembengkakan kelenjar getah bening di leher, ketiak, atau selangkangan
- Keringat malam yang berlebihan
Pencegahan dan Deteksi Dini
Karena penyebab leukemia tidak selalu jelas, tidak ada cara pasti untuk mencegahnya. Namun, Anda dapat mengurangi risiko dengan menghindari faktor-faktor yang diketahui, seperti tidak merokok, membatasi paparan bahan kimia berbahaya, dan menjalani pola hidup sehat. Deteksi dini sangat penting untuk meningkatkan peluang kesembuhan. Jika Anda mengalami gejala-gejala di atas secara terus-menerus, segera konsultasikan dengan dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut, seperti tes darah dan biopsi sumsum tulang.