Waspada Brucellosis pada Sapi Perah, Peternak Batang Diminta Deteksi Dini Gejala

Home blog Waspada Brucellosis pada Sapi Perah, Peternak Batang Diminta Deteksi Dini Gejala
Waspada Brucellosis pada Sapi Perah, Peternak Batang Diminta Deteksi Dini Gejala
Waspada Brucellosis pada Sapi Perah, Peternak Batang Diminta Deteksi Dini Gejala

Dinas Pertanian dan Pangan (Dispaperta) Kabupaten Batang mengimbau para peternak sapi perah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit brucellosis. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Brucella yang dapat menular ke manusia dan menyebabkan gangguan reproduksi pada hewan ternak.

Kepala Dispaperta Batang, melalui pernyataan resminya, menekankan pentingnya pengenalan gejala awal brucellosis. Peternak diminta untuk segera melaporkan jika menemukan tanda-tanda seperti keguguran berulang pada sapi betina, pembengkakan sendi, atau penurunan produksi susu yang drastis.

Langkah Pencegahan yang Harus Dilakukan

Untuk mencegah penyebaran brucellosis, Dispaperta Batang merekomendasikan beberapa langkah strategis:

  • Melakukan vaksinasi rutin pada sapi perah sesuai jadwal yang ditentukan.
  • Menjaga kebersihan kandang dan peralatan peternakan secara ketat.
  • Memisahkan sapi yang menunjukkan gejala dari kelompok utama.
  • Melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala oleh dokter hewan.

Dampak Brucellosis pada Peternakan

Penyakit ini tidak hanya merugikan secara ekonomi karena menurunkan produktivitas susu, tetapi juga berisiko menular ke manusia melalui konsumsi susu mentah atau kontak langsung dengan hewan terinfeksi. Oleh karena itu, peternak diimbau untuk selalu menggunakan alat pelindung diri saat menangani sapi dan memastikan susu dipasteurisasi sebelum dikonsumsi.

Dengan deteksi dini dan langkah pencegahan yang tepat, diharapkan kasus brucellosis di Batang dapat diminimalisir sehingga peternakan sapi perah tetap produktif dan aman.