
Sebanyak 135 kasus baru infeksi HIV berhasil diidentifikasi di Kabupaten Tuban. Menyikapi temuan ini, anggota DPRD Jawa Timur, Aulia Hany, mendorong agar layanan tes VCT (Voluntary Counseling and Testing) dipermudah dan diperluas, terutama bagi kelompok yang memiliki risiko tinggi.
Menurut data yang dihimpun, angka tersebut merupakan akumulasi dari beberapa bulan terakhir. Aulia Hany menekankan pentingnya deteksi dini melalui VCT sebagai langkah awal untuk menekan laju penularan. “Dengan mengetahui status HIV sejak dini, penderita bisa segera mendapatkan pengobatan dan mencegah penularan lebih lanjut,” ujarnya.
Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk lebih gencar melakukan sosialisasi dan edukasi tentang HIV/AIDS, serta menghilangkan stigma yang masih melekat di masyarakat. “Kelompok berisiko seperti pengguna narkoba suntik, pekerja seks, dan lelaki seks dengan lelaki harus menjadi prioritas dalam program VCT,” tambahnya.
Langkah konkret yang diusulkan antara lain menyediakan layanan tes mobile yang menjangkau daerah terpencil, serta menjamin kerahasiaan hasil tes agar tidak menimbulkan diskriminasi. Harapannya, dengan upaya ini, penemuan kasus baru bisa lebih cepat ditangani dan angka penularan HIV di Tuban bisa ditekan secara signifikan.