
Paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya menyebabkan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), tetapi juga dapat memicu penyakit kronis seperti asma dan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK). Hal ini diungkapkan dalam sebuah video yang menyoroti dampak serius kabut asap terhadap kesehatan masyarakat.
Partikel halus yang terkandung dalam asap karhutla mampu masuk jauh ke dalam saluran pernapasan dan paru-paru. Akibatnya, iritasi dan peradangan pada sistem pernapasan bisa terjadi, memperburuk kondisi bagi mereka yang sudah memiliki riwayat asma atau PPOK.
Para ahli mengingatkan bahwa kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit paru kronis harus lebih waspada saat kualitas udara memburuk. Penggunaan masker dan mengurangi aktivitas di luar ruangan menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko terpapar asap berbahaya ini.
Informasi ini menjadi pengingat bahwa dampak karhutla tidak bisa dianggap remeh. Selain mengancam lingkungan, polusi asap juga memberikan beban tambahan pada sistem kesehatan akibat peningkatan kasus penyakit pernapasan akut maupun kronis.