
Pemerintah Kabupaten Pacitan menemukan bahwa faktor pola asuh anak menjadi penyebab utama tingginya angka stunting di wilayah tersebut. Temuan ini mengejutkan karena faktor pola asuh ternyata mengalahkan faktor kemiskinan dan penyakit yang selama ini dianggap sebagai pemicu utama.
Berdasarkan data dari Pemkab Pacitan, kebiasaan pengasuhan yang kurang tepat, seperti pemberian makanan yang tidak sesuai gizi dan kurangnya perhatian pada tumbuh kembang anak, menjadi kontributor terbesar. Hal ini menunjukkan bahwa intervensi semata-mata pada aspek ekonomi tidak cukup untuk menekan angka stunting.
Kepala Dinas Kesehatan Pacitan menyatakan, “Kami akan memfokuskan program pada edukasi pola asuh, terutama pada ibu dan calon ibu, agar mereka memahami pentingnya stimulasi dini dan asupan gizi seimbang.”
Langkah ini diharapkan mampu mempercepat penurunan angka stunting di Pacitan yang saat ini masih berada di atas rata-rata nasional.