
Pemerintah Kabupaten Subang kembali menunjukkan komitmennya dalam upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS. Melalui perhelatan HIV/AIDS Awareness Event 2026, Sekretaris Daerah (Sekda) Subang menyampaikan pesan yang sangat kuat dan humanis: “Lawan penularannya, bukan manusianya.”
Pesan Kemanusiaan di Tengah Acara
Dalam sambutannya, Sekda menekankan bahwa perang melawan HIV/AIDS harus difokuskan pada pemutusan rantai penularan virus, bukan pada pengucilan atau diskriminasi terhadap Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA). Menurutnya, stigma negatif justru menjadi penghalang utama dalam upaya deteksi dini dan pengobatan.
“Kita harus ingat, ODHA adalah bagian dari masyarakat kita. Mereka berhak mendapatkan dukungan, akses kesehatan, dan kehidupan yang layak. Yang perlu kita perangi adalah virusnya, bukan orangnya,” tegas Sekda dalam acara yang digelar di salah satu pusat kegiatan di Subang.
Rangkaian Kegiatan dan Edukasi
Acara yang berlangsung selama beberapa hari ini menghadirkan berbagai kegiatan, antara lain:
- Seminar dan diskusi publik tentang pencegahan HIV/AIDS, mitos dan fakta, serta pentingnya tes sukarela.
- Layanan tes HIV gratis dan rahasia bagi masyarakat umum.
- Pameran edukatif mengenai gaya hidup sehat dan penggunaan kondom yang benar.
- Pelatihan kader kesehatan untuk menjadi agen perubahan di komunitas masing-masing.
Selain itu, acara ini juga menjadi ajang kampanye untuk menghilangkan stigma dan diskriminasi terhadap ODHA. Para pengunjung diajak untuk berempati dan memahami bahwa HIV/AIDS bukanlah aib, melainkan kondisi medis yang bisa dikelola dengan baik melalui terapi antiretroviral (ARV).
Kolaborasi Multi-Pihak
Kesuksesan acara ini tidak lepas dari kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Subang, Dinas Kesehatan, organisasi masyarakat sipil, serta para relawan. Mereka bahu-membahu menyediakan informasi akurat, layanan kesehatan, dan dukungan psikososial bagi masyarakat.
“Kami mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama-sama melawan penyebaran HIV. Mulai dari diri sendiri, keluarga, hingga lingkungan sekitar. Edukasi adalah kunci utama,” ujar salah satu panitia.
Harapan ke Depan
Dengan digelarnya HIV/AIDS Awareness Event 2026, diharapkan kesadaran masyarakat Subang terhadap HIV/AIDS semakin meningkat. Targetnya bukan hanya menekan angka penularan, tetapi juga menciptakan lingkungan yang inklusif dan suportif bagi ODHA.
Pesan Sekda Subang menjadi pengingat bahwa solidaritas dan kemanusiaan harus selalu menjadi fondasi dalam setiap langkah penanggulangan epidemi ini. “Lawan penularannya, bukan manusianya” bukan sekadar slogan, melainkan panggilan hati untuk bergerak bersama.