RSUDYA Tapaktuan Kini Miliki Cathlab, Pasien Stroke di Aceh Barat Selatan Tak Lagi Harus ke Banda Aceh

Home blog RSUDYA Tapaktuan Kini Miliki Cathlab, Pasien Stroke di Aceh Barat Selatan Tak Lagi Harus ke Banda Aceh
RSUDYA Tapaktuan Kini Miliki Cathlab, Pasien Stroke di Aceh Barat Selatan Tak Lagi Harus ke Banda Aceh
RSUDYA Tapaktuan Kini Miliki Cathlab, Pasien Stroke di Aceh Barat Selatan Tak Lagi Harus ke Banda Aceh

Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Yuliddin Away (RSUDYA) Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, resmi mengoperasikan alat Cathlab (Catheterization Laboratory) untuk menangani pasien stroke dan gangguan jantung. Langkah ini menjadi terobosan besar dalam pelayanan kesehatan di kawasan Barat Selatan Aceh.

Sebelumnya, pasien yang memerlukan tindakan kateterisasi jantung atau otak harus dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) di Banda Aceh, yang jaraknya mencapai ratusan kilometer. Dengan hadirnya Cathlab di RSUDYA, waktu tempuh dan biaya transportasi pasien dapat ditekan secara signifikan.

Kepala Dinas Kesehatan Aceh Selatan, dr. H. Muhammad Yani, menyatakan bahwa pengoperasian Cathlab ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan, khususnya untuk penanganan stroke dan penyakit jantung koroner. “Kami berharap dengan adanya alat ini, angka kematian akibat stroke dan serangan jantung di wilayah kita bisa berkurang drastis,” ujarnya.

Alat Cathlab di RSUDYA dilengkapi dengan teknologi terkini dan didukung oleh tenaga medis yang telah mengikuti pelatihan khusus. Prosedur seperti pemasangan ring (stent) dan pembersihan sumbatan pembuluh darah kini dapat dilakukan di Tapaktuan tanpa perlu merujuk pasien ke luar daerah.

Masyarakat di Kabupaten Aceh Selatan, Aceh Barat Daya, dan sekitarnya menyambut baik inisiatif ini. Seorang warga, Ahmad, mengaku lega karena kini keluarganya yang menderita stroke bisa mendapatkan penanganan cepat tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke Banda Aceh. “Semoga layanan ini bisa terus ditingkatkan dan menjadi contoh bagi rumah sakit lain di Aceh,” harapnya.