
Selama ini, kanker payudara kerap diidentikkan dengan perempuan. Namun, kenyataannya kaum pria pun tak luput dari ancaman penyakit mematikan ini. Meski kasusnya lebih jarang, risiko kanker payudara pada laki-laki tetap ada dan perlu diwaspadai.
Faktor Risiko yang Perlu Diperhatikan
Banyak yang mengira bahwa faktor keturunan atau genetik menjadi satu-satunya penyebab kanker payudara pada pria. Padahal, ada sejumlah pemicu lain yang juga berperan besar. Beberapa di antaranya meliputi:
- Paparan radiasi di area dada, misalnya akibat pengobatan kanker lain.
- Ketidakseimbangan hormon, terutama kadar estrogen yang tinggi.
- Penyakit tertentu seperti sirosis hati atau sindrom Klinefelter.
- Obesitas yang memicu perubahan hormonal.
- Kebiasaan mengonsumsi alkohol secara berlebihan.
Gejala dan Deteksi Dini
Gejala kanker payudara pada pria mirip dengan yang dialami wanita, seperti adanya benjolan di area payudara atau ketiak, perubahan pada puting, hingga keluarnya cairan abnormal. Sayangnya, kesadaran untuk melakukan deteksi dini masih rendah di kalangan pria. Padahal, penanganan dini sangat memengaruhi peluang kesembuhan.
Oleh karena itu, penting bagi pria untuk tidak mengabaikan perubahan sekecil apa pun di area dada. Konsultasi dengan dokter segera dilakukan jika menemukan gejala mencurigakan. Dengan pemahaman yang lebih luas, risiko kanker payudara pada pria dapat diminimalkan.