Pasien Gagal Ginjal di Sleman Batal Kontrol Setelah Status Desil Naik dan PBI BPJS Dicabut

Home blog Pasien Gagal Ginjal di Sleman Batal Kontrol Setelah Status Desil Naik dan PBI BPJS Dicabut
Pasien Gagal Ginjal di Sleman Batal Kontrol Setelah Status Desil Naik dan PBI BPJS Dicabut
Pasien Gagal Ginjal di Sleman Batal Kontrol Setelah Status Desil Naik dan PBI BPJS Dicabut

Sejumlah pasien gagal ginjal di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, terpaksa membatalkan jadwal kontrol rutin mereka. Pembatalan ini terjadi setelah status desil (decile) mereka naik, yang mengakibatkan pencabutan kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan.

Kenaikan desil menunjukkan perubahan tingkat kesejahteraan ekonomi. Meskipun sebenarnya belum tentu membaik secara signifikan, perubahan data ini membuat mereka tidak lagi memenuhi syarat sebagai penerima bantuan iuran. Akibatnya, mereka harus menanggung sendiri biaya pengobatan yang tidak sedikit.

Para pasien mengaku kesulitan untuk membayar iuran BPJS mandiri, apalagi biaya cuci darah yang harus dilakukan secara rutin. Banyak dari mereka yang akhirnya memilih untuk tidak kontrol sementara waktu, menunggu ada kejelasan lebih lanjut dari pihak terkait.

Kondisi ini memprihatinkan karena pasien gagal ginjal sangat membutuhkan perawatan berkelanjutan. Jika kontrol terlewat, risiko komplikasi kesehatan bisa meningkat drastis. Mereka berharap pemerintah daerah maupun pusat dapat segera memberikan solusi, misalnya dengan meninjau ulang data kesejahteraan atau memberikan keringanan biaya.