
Sebanyak lebih dari 70 tenaga medis telah mengikuti program pelatihan yang berfokus pada pemantauan utama kasus sifilis dan HIV. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan para petugas dalam mendeteksi, memantau, dan menangani penyakit menular tersebut secara lebih efektif.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat sistem kesehatan, khususnya dalam mengendalikan penyebaran infeksi menular seksual. Para peserta mendapatkan materi tentang teknik pengawasan terbaru, termasuk penggunaan alat diagnostik dan metode pelaporan yang cepat.
Diharapkan, dengan adanya pelatihan ini, petugas kesehatan dapat lebih responsif dalam mengidentifikasi kasus-kasus baru, sehingga penanganan dapat dilakukan sedini mungkin. Hal ini penting untuk menekan angka penularan dan komplikasi jangka panjang akibat sifilis dan HIV.
Program ini juga menekankan pentingnya kerja sama antara fasilitas kesehatan primer dan rujukan, serta melibatkan edukasi kepada masyarakat tentang pencegahan dan pengobatan. Pelatihan serupa rencananya akan terus digelar secara berkala untuk memastikan kompetensi petugas tetap terjaga.