Diabetes Melitus Mengintai Pekerja Perkotaan di Indonesia: Kenali Faktor Risikonya

Home blog Diabetes Melitus Mengintai Pekerja Perkotaan di Indonesia: Kenali Faktor Risikonya
Diabetes Melitus Mengintai Pekerja Perkotaan di Indonesia: Kenali Faktor Risikonya
Diabetes Melitus Mengintai Pekerja Perkotaan di Indonesia: Kenali Faktor Risikonya

Diabetes Melitus Mengintai Pekerja Perkotaan di Indonesia: Kenali Faktor Risikonya

Penyakit diabetes melitus (DM) kini menjadi ancaman serius bagi pekerja di perkotaan Indonesia. Gaya hidup yang serba cepat, pola makan tidak seimbang, dan minimnya aktivitas fisik menjadi pemicu utama meningkatnya kasus DM di kalangan profesional urban.

Penelitian terbaru dari Universitas Airlangga mengungkapkan bahwa pekerja perkotaan memiliki risiko lebih tinggi terkena diabetes tipe 2. Faktor-faktor seperti stres kerja, kebiasaan ngemil makanan tinggi gula dan lemak, serta kurangnya olahraga berkontribusi besar terhadap lonjakan angka kejadian DM.

Faktor Risiko Utama

  • Pola makan tidak sehat: Konsumsi makanan cepat saji, minuman manis, dan camilan tinggi kalori menjadi kebiasaan umum pekerja kota.
  • Kurang gerak: Duduk berjam-jam di depan komputer tanpa aktivitas fisik yang cukup meningkatkan risiko resistensi insulin.
  • Stres kronis: Tekanan pekerjaan dan kemacetan lalu lintas memicu pelepasan hormon kortisol yang dapat mengganggu metabolisme gula darah.
  • Kurang tidur: Jam kerja panjang dan gaya hidup 24 jam membuat banyak pekerja mengalami defisit tidur, yang berkaitan dengan gangguan toleransi glukosa.

Langkah Pencegahan

Para ahli menyarankan pekerja perkotaan untuk menerapkan pola hidup sehat, seperti mengatur menu makanan dengan gizi seimbang, menyisihkan waktu untuk berolahraga ringan di sela-sela pekerjaan, dan mengelola stres dengan teknik relaksasi. Pemeriksaan gula darah secara rutin juga penting untuk deteksi dini.

Dengan kesadaran dan tindakan preventif yang tepat, risiko diabetes melitus pada pekerja perkotaan dapat ditekan secara signifikan.