
Menjelang Kejuaraan Dunia 2026, muncul spekulasi mengenai kemungkinan terjadinya laga All Indonesian di babak semifinal. Namun, pasangan ganda putra Raymond/Joaquin menegaskan bahwa mereka tidak ingin terganggu oleh isu-isu kontroversial seperti pengaturan skor atau match fixing.
Dalam sesi latihan terakhir, Raymond dan Joaquin mengaku lebih memilih untuk fokus pada persiapan teknis dan mental menghadapi lawan-lawan tangguh di turnamen tersebut. Mereka menilai bahwa isu match fixing hanyalah gangguan yang tidak perlu dipikirkan, karena yang terpenting adalah memberikan penampilan terbaik di lapangan.
Peluang terjadinya All Indonesian semifinal memang terbuka lebar, mengingat banyak wakil Indonesia yang berpotensi melaju jauh. Namun, Raymond/Joaquin enggan terbebani oleh target tersebut. Mereka lebih memilih untuk menjalani setiap pertandingan dengan penuh konsentrasi dan tanpa tekanan berlebih.
Pasangan ini juga menambahkan bahwa komunikasi dan kekompakan di antara mereka menjadi kunci utama dalam menghadapi turnamen bergengsi ini. Mereka optimis dapat meraih hasil maksimal tanpa harus memusingkan rumor yang beredar di luar lapangan.