Hasil Tes HIV Berbeda, DPRD Makassar Selidiki Dugaan Kelalaian di RSUD Daya

Home blog Hasil Tes HIV Berbeda, DPRD Makassar Selidiki Dugaan Kelalaian di RSUD Daya
Hasil Tes HIV Berbeda, DPRD Makassar Selidiki Dugaan Kelalaian di RSUD Daya
Hasil Tes HIV Berbeda, DPRD Makassar Selidiki Dugaan Kelalaian di RSUD Daya

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar tengah menyelidiki dugaan kelalaian dalam pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya. Kasus ini mencuat setelah ditemukan perbedaan hasil tes HIV pada seorang pasien.

Kronologi Kasus

Seorang warga Makassar mengeluhkan hasil tes HIV yang berbeda setelah menjalani pemeriksaan di RSUD Daya. Pasien tersebut sebelumnya dinyatakan positif HIV berdasarkan tes di rumah sakit tersebut, namun hasil tes ulang di fasilitas kesehatan lain menunjukkan negatif. Perbedaan ini memicu kekhawatiran akan adanya kesalahan prosedur atau kelalaian petugas.

Respons DPRD Makassar

Menanggapi laporan tersebut, DPRD Makassar segera membentuk tim investigasi untuk menelusuri dugaan kelalaian. Ketua Komisi D DPRD Makassar, yang membidangi kesehatan, menyatakan bahwa pihaknya akan memanggil manajemen RSUD Daya dan tenaga kesehatan terkait untuk dimintai klarifikasi. “Kami ingin memastikan tidak ada kesalahan dalam pelayanan yang merugikan pasien. Jika terbukti ada kelalaian, kami akan merekomendasikan sanksi tegas,” ujarnya.

Langkah RSUD Daya

Pihak RSUD Daya mengaku telah melakukan evaluasi internal. Manajemen rumah sakit menyatakan akan bekerja sama dengan DPRD dan dinas kesehatan untuk mengungkap penyebab perbedaan hasil tes. Mereka juga berjanji akan meningkatkan kualitas pelayanan dan pengawasan prosedur medis.

Dampak bagi Pasien

Kasus ini menimbulkan trauma psikologis bagi pasien yang sempat dinyatakan positif HIV. Ia mengaku mengalami stres dan stigma sosial sebelum akhirnya mengetahui hasil tes yang sebenarnya. DPRD menekankan pentingnya akurasi tes dan perlindungan hak pasien.

DPRD Makassar berharap investigasi ini dapat menjadi pelajaran bagi semua fasilitas kesehatan untuk lebih teliti dan bertanggung jawab dalam memberikan pelayanan. Masyarakat juga diimbau untuk selalu meminta salinan hasil tes dan melakukan konfirmasi jika ada keraguan.