
Dalam kegiatan reses yang digelar di Gresik, anggota DPRD Jawa Timur, Gus Iwan Zunaih, menyoroti dua permasalahan krusial yang tengah dihadapi masyarakat. Yang pertama adalah ketimpangan anggaran di sektor pendidikan, dan yang kedua adalah lonjakan signifikan kasus HIV/AIDS di wilayah tersebut.
Ketimpangan Anggaran Pendidikan
Gus Iwan mengungkapkan bahwa alokasi dana pendidikan di beberapa daerah masih belum merata. Banyak sekolah, terutama di daerah pinggiran, masih kekurangan fasilitas dan tenaga pengajar yang memadai. Ia menekankan pentingnya pemerataan anggaran agar setiap anak Indonesia mendapatkan hak pendidikan yang layak tanpa terkecuali.
“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Jika anggaran tidak merata, maka kualitas sumber daya manusia kita akan timpang. Ini harus segera dibenahi,” tegas Gus Iwan dalam forum reses tersebut.
Lonjakan Kasus HIV/AIDS
Selain masalah pendidikan, Gus Iwan juga menyoroti peningkatan jumlah kasus HIV/AIDS di Gresik. Data yang dihimpun menunjukkan tren kenaikan yang mengkhawatirkan dalam beberapa tahun terakhir. Ia mendesak pemerintah daerah untuk lebih agresif dalam melakukan sosialisasi dan pencegahan, serta memastikan akses pengobatan bagi para penderita.
“HIV/AIDS bukan hanya masalah kesehatan, tetapi juga masalah sosial. Stigma yang melekat seringkali membuat penderita enggan berobat. Kita perlu pendekatan yang lebih humanis dan edukatif,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Gus Iwan berjanji akan membawa temuan-temuan ini ke tingkat provinsi untuk didiskusikan lebih lanjut. Ia berharap agar pemerintah dapat mengambil langkah konkret dalam mengatasi kedua persoalan tersebut.