
Kesadaran akan bahaya stroke perlu ditanamkan sejak usia muda. Hal inilah yang mendorong Komunitas Peduli Stroke RSUD dr. R. Bangun untuk mengadakan kegiatan edukasi di SMAN 4 Padangsidimpuan. Acara ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam kepada para pelajar mengenai gejala awal stroke serta langkah pencegahan yang dapat dilakukan sejak dini.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa tidak hanya mendapatkan materi teoritis, tetapi juga diajak berpartisipasi aktif dalam simulasi deteksi dini gejala stroke. Komunitas ini menekankan pentingnya mengenali tanda-tanda seperti kelemahan mendadak pada satu sisi tubuh, kesulitan berbicara, dan sakit kepala hebat tanpa sebab yang jelas.
Ketua Komunitas Peduli Stroke RSUD dr. R. Bangun menyampaikan bahwa generasi muda memiliki peran strategis sebagai agen perubahan di lingkungan sekitarnya. Dengan bekal pengetahuan yang benar, mereka dapat membantu menyebarluaskan informasi tentang stroke kepada keluarga dan masyarakat luas.
Kegiatan ini disambut antusias oleh pihak sekolah dan para siswa. Kepala SMAN 4 Padangsidimpuan berharap edukasi serupa dapat terus dilakukan secara berkala agar kesadaran akan kesehatan otak semakin meningkat di kalangan remaja. Dengan demikian, diharapkan angka kejadian stroke di masa depan dapat ditekan melalui upaya preventif yang dimulai dari bangku sekolah.