
Dalam sebuah inisiatif yang menggabungkan seni dan kesehatan, Devisa Pertiwi bersama Ike Purwantine menyelenggarakan program edukasi bertajuk ‘Simfoni Jiwa Raga’ untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pencegahan kanker. Program ini dirancang untuk memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai faktor risiko kanker dan langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan sehari-hari.
Menggabungkan Seni dan Edukasi Kesehatan
Acara yang digelar di beberapa lokasi ini memanfaatkan pertunjukan musik dan seni pertunjukan sebagai media penyampaian pesan kesehatan. Dengan pendekatan yang lebih santai dan menghibur, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah menerima informasi tentang pentingnya deteksi dini dan gaya hidup sehat untuk menurunkan risiko kanker.
Fokus pada Gaya Hidup Sehat
Dalam sesi edukasi, para peserta diajak untuk memahami hubungan antara pola makan, aktivitas fisik, dan kebiasaan merokok dengan risiko kanker. Ike Purwantine, sebagai salah satu narasumber, menekankan bahwa perubahan kecil dalam rutinitas harian, seperti mengonsumsi lebih banyak sayur dan buah serta rutin berolahraga, dapat memberikan dampak besar dalam pencegahan kanker.
Devisa Pertiwi menambahkan bahwa program ini juga menyoroti pentingnya deteksi dini melalui pemeriksaan rutin. ‘Banyak orang takut untuk memeriksakan diri karena stigma atau ketidaktahuan. Padahal, dengan deteksi dini, kanker dapat ditangani lebih efektif,’ ujarnya.
Antusiasme Masyarakat
Program ‘Simfoni Jiwa Raga’ mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Banyak peserta yang mengaku mendapatkan wawasan baru tentang cara menjaga kesehatan dan mencegah kanker. Acara ini juga dilengkapi dengan sesi tanya jawab dan konsultasi gratis dengan tenaga medis.
Kolaborasi antara seni dan edukasi kesehatan ini diharapkan dapat menjadi model bagi program serupa di daerah lain. Dengan pendekatan yang inovatif, pesan tentang pencegahan kanker dapat menjangkau lebih banyak orang dan mengubah perilaku masyarakat menuju gaya hidup yang lebih sehat.