
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tuban melaporkan temuan sebanyak 135 kasus infeksi HIV sepanjang periode Januari hingga Juli tahun ini. Angka ini menunjukkan masih adanya penyebaran virus yang memerlukan perhatian serius dari seluruh lapisan masyarakat.
Kepala Dinkes Tuban menyampaikan bahwa temuan kasus tersebut berasal dari berbagai kalangan, baik laki-laki maupun perempuan, dengan rentang usia yang cukup bervariasi. Pihaknya terus menggencarkan upaya deteksi dini dan sosialisasi mengenai pencegahan penularan HIV.
Langkah-langkah yang dilakukan antara lain memperkuat layanan konseling dan tes HIV secara sukarela di fasilitas kesehatan, serta menjalin kerja sama dengan berbagai komunitas dan organisasi untuk menjangkau kelompok berisiko tinggi. Selain itu, edukasi tentang perilaku seksual yang aman dan penggunaan kondom secara konsisten juga terus digalakkan.
Dinkes Tuban mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan stigma terhadap orang dengan HIV (ODHIV) dan memberikan dukungan agar mereka dapat mengakses pengobatan secara teratur. Dengan terapi antiretroviral yang tepat, ODHIV dapat menjalani hidup produktif dan menekan risiko penularan ke orang lain.
Data ini menjadi pengingat bahwa upaya pencegahan dan penanggulangan HIV harus terus diperkuat, tidak hanya oleh pemerintah tetapi juga oleh partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.