BRIN Kembangkan Siklotron DECY-13 untuk Produksi Radioisotop Medis Pemeriksaan Kanker

Home blog BRIN Kembangkan Siklotron DECY-13 untuk Produksi Radioisotop Medis Pemeriksaan Kanker
BRIN Kembangkan Siklotron DECY-13 untuk Produksi Radioisotop Medis Pemeriksaan Kanker
BRIN Kembangkan Siklotron DECY-13 untuk Produksi Radioisotop Medis Pemeriksaan Kanker

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tengah mengembangkan teknologi siklotron bernama DECY-13 yang dirancang khusus untuk memproduksi radioisotop medis. Inovasi ini bertujuan mendukung diagnosis dan pengobatan kanker melalui pencitraan medis yang lebih akurat.

Siklotron DECY-13 merupakan akselerator partikel yang mampu menghasilkan radioisotop seperti Fluor-18 dan Carbon-11. Radioisotop ini sangat penting dalam prosedur PET scan (Positron Emission Tomography), yang memungkinkan deteksi dini sel kanker dan pemantauan respons terapi.

Pengembangan DECY-13 dilakukan oleh tim peneliti BRIN di fasilitas nuklir. Proyek ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan Indonesia pada impor radioisotop, yang selama ini menjadi kendala dalam layanan kesehatan. Dengan produksi dalam negeri, biaya pemeriksaan kanker dapat ditekan dan akses masyarakat terhadap diagnosis dini semakin luas.

Selain untuk kanker, radioisotop dari DECY-13 juga berpotensi digunakan dalam penanganan penyakit jantung, neurologi, dan penelitian biomedis. BRIN menargetkan siklotron ini mulai beroperasi penuh dalam beberapa tahun ke depan, setelah melalui serangkaian uji coba dan sertifikasi.

Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan kemandirian di bidang kesehatan dan teknologi nuklir. Dengan adanya DECY-13, Indonesia diharapkan mampu bersaing dengan negara maju dalam produksi radioisotop medis.