
Kanker mulut sering kali dikaitkan dengan kebiasaan merokok atau konsumsi alkohol berlebihan. Namun, sebuah artikel terbaru mengungkapkan bahwa ada faktor lain yang tidak terduga dan bisa menjadi pemicu utama penyakit ini. Temuan ini tentu saja mengejutkan banyak pihak karena selama ini jarang disadari.
Apa Sebenarnya Penyebab Tak Terduga Itu?
Menurut laporan yang dirangkum dari sumber terpercaya, penyebab tak terduga dari kanker mulut adalah infeksi virus Human Papillomavirus (HPV). Virus yang sama yang dikenal sebagai penyebab kanker serviks ini ternyata juga bisa memicu pertumbuhan sel abnormal di rongga mulut. Infeksi HPV oral biasanya menular melalui kontak kulit ke kulit, termasuk saat berciuman atau melakukan hubungan seksual oral.
Mengapa HPV Bisa Menyebabkan Kanker Mulut?
HPV, terutama tipe 16 dan 18, dapat menginfeksi sel-sel epitel di mulut dan tenggorokan. Dalam beberapa kasus, infeksi ini tidak menimbulkan gejala dan hilang dengan sendirinya. Namun, pada individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, virus bisa bertahan dan menyebabkan perubahan genetik yang memicu kanker. Proses ini bisa memakan waktu bertahun-tahun hingga akhirnya terdeteksi sebagai kanker mulut.
Faktor Risiko Lain yang Perlu Diwaspadai
Selain HPV, ada beberapa faktor risiko lain yang juga berperan dalam perkembangan kanker mulut, antara lain:
- Merokok atau menggunakan produk tembakau lainnya
- Konsumsi alkohol dalam jumlah besar
- Kebiasaan mengunyah sirih atau pinang
- Paparan sinar matahari berlebihan pada bibir
- Riwayat keluarga dengan kanker mulut
Namun, yang membuat HPV menjadi penyebab yang tak terduga adalah karena banyak orang tidak menyadari bahwa virus ini bisa menyerang mulut. Padahal, vaksinasi HPV yang umum diberikan untuk mencegah kanker serviks juga dapat melindungi dari kanker mulut.
Langkah Pencegahan yang Bisa Dilakukan
Untuk mengurangi risiko terkena kanker mulut akibat HPV, ada beberapa langkah yang bisa diambil:
- Melakukan vaksinasi HPV, terutama pada remaja sebelum aktif secara seksual
- Menghindari perilaku seksual berisiko, seperti berganti-ganti pasangan tanpa perlindungan
- Menjaga kebersihan mulut dengan rutin menyikat gigi dan memeriksakan ke dokter gigi
- Mengenali gejala awal seperti sariawan yang tidak kunjung sembuh, benjolan di mulut, atau kesulitan menelan
Dengan mengetahui penyebab tak terduga ini, diharapkan masyarakat lebih waspada dan proaktif dalam menjaga kesehatan mulut. Deteksi dini tetap menjadi kunci utama dalam penanganan kanker mulut agar hasil pengobatan lebih optimal.