BPJS PBI Nonaktif, Keluarga Pasien Gagal Ginjal di Sleman Datangi Dinsos Demi Lanjutkan Pengobatan

Home blog BPJS PBI Nonaktif, Keluarga Pasien Gagal Ginjal di Sleman Datangi Dinsos Demi Lanjutkan Pengobatan
BPJS PBI Nonaktif, Keluarga Pasien Gagal Ginjal di Sleman Datangi Dinsos Demi Lanjutkan Pengobatan
BPJS PBI Nonaktif, Keluarga Pasien Gagal Ginjal di Sleman Datangi Dinsos Demi Lanjutkan Pengobatan

Sejumlah keluarga pasien gagal ginjal di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, terpaksa mendatangi Dinas Sosial (Dinsos) setempat setelah status kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) mereka dinonaktifkan. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk memastikan pengobatan para pasien dapat berlanjut tanpa hambatan.

Para keluarga pasien mengaku kebingungan saat mengetahui kartu BPJS PBI yang selama ini digunakan untuk berobat tiba-tiba tidak aktif. Padahal, bagi pasien gagal ginjal, akses terhadap layanan kesehatan, terutama cuci darah, sangat vital dan harus dilakukan secara rutin. Jika terputus, kondisi kesehatan mereka bisa memburuk dengan cepat.

Salah satu perwakilan keluarga menyampaikan bahwa mereka datang ke Dinsos untuk menanyakan penyebab nonaktifnya kepesertaan dan memohon agar status tersebut segera diaktifkan kembali. Mereka berharap ada solusi cepat dari pemerintah daerah agar pengobatan tidak terhenti.

Kepala Dinas Sosial Sleman, melalui pernyataan resmi, menyatakan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti laporan yang masuk. Ia menjelaskan bahwa nonaktifnya BPJS PBI bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti perubahan data kependudukan atau ketidaksesuaian data dengan basis data terpadu. Dinsos berkomitmen untuk membantu proses verifikasi dan validasi data agar para pasien dapat kembali menerima manfaat BPJS PBI.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya koordinasi antara instansi terkait dalam pengelolaan data peserta BPJS PBI, terutama bagi pasien dengan penyakit kronis yang membutuhkan pengobatan berkelanjutan. Masyarakat pun diimbau untuk segera melapor jika mengalami kendala serupa agar dapat segera ditangani.