
Nama Kota Bandung kembali menjadi sorotan setelah dikaitkan dengan praktik wisata seks. Kekhawatiran serius pun disampaikan oleh Farhan, yang mengingatkan potensi peningkatan penyebaran virus HIV di tengah maraknya isu tersebut.
Farhan menekankan bahwa jika praktik semacam ini benar terjadi, dampaknya tidak hanya pada aspek moral, tetapi juga pada kesehatan masyarakat. Ia khawatir mobilitas wisatawan yang tinggi berpotensi mempercepat penularan HIV jika tidak diimbangi dengan edukasi dan pencegahan yang memadai.
Menurutnya, pemerintah daerah perlu segera melakukan langkah konkret, seperti memperkuat program edukasi seksual, menyediakan akses tes HIV yang mudah, serta meningkatkan pengawasan terhadap tempat-tempat yang dicurigai menjadi lokasi praktik wisata seks. Farhan juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga citra Bandung sebagai kota yang aman dan sehat.
Ia menambahkan, "Jangan sampai stigma negatif ini merusak pariwisata dan yang lebih parah, mengancam keselamatan warga. Pencegahan harus menjadi prioritas utama."