
Apakah Anda sering merasa pusing setelah berlama-lama menelusuri berita buruk di ponsel? Kebiasaan ini, yang dikenal sebagai doomscrolling, ternyata bisa memicu sakit kepala dan rasa tidak nyaman. Berikut adalah beberapa cara mudah untuk mengatasinya.
Apa Itu Doomscrolling?
Doomscrolling adalah kebiasaan menggulir layar ponsel secara terus-menerus untuk membaca berita negatif, terutama di media sosial atau portal berita. Aktivitas ini tidak hanya menguras energi mental, tetapi juga fisik, termasuk menyebabkan pusing.
Tips Mengatasi Pusing Akibat Doomscrolling
- Batasi waktu layar: Tetapkan batasan waktu harian untuk mengakses berita. Gunakan pengingat atau aplikasi pengatur waktu agar tidak berlebihan.
- Latihan pernapasan: Saat merasa pusing, cobalah teknik pernapasan dalam. Tarik napas selama 4 detik, tahan 4 detik, lalu hembuskan perlahan selama 6 detik. Ulangi beberapa kali.
- Alihkan perhatian: Alihkan fokus dari berita buruk dengan melakukan aktivitas ringan seperti berjalan kaki, membaca buku, atau mendengarkan musik.
- Istirahatkan mata: Terapkan aturan 20-20-20: setiap 20 menit, lihat objek sejauh 20 kaki (sekitar 6 meter) selama 20 detik untuk mengurangi ketegangan mata.
- Konsumsi air putih: Dehidrasi bisa memperparah pusing. Pastikan Anda minum cukup air sepanjang hari.
- Kurangi paparan berita: Pilih sumber berita yang terpercaya dan batasi frekuensi membaca. Matikan notifikasi dari aplikasi berita jika perlu.
Kapan Harus Konsultasi ke Dokter?
Jika pusing tidak kunjung reda atau disertai gejala lain seperti mual, muntah, atau gangguan penglihatan, segera periksakan diri ke dokter. Pusing yang berkepanjangan bisa menjadi tanda kondisi medis lain yang memerlukan penanganan.
Dengan menerapkan tips di atas, Anda bisa mengurangi risiko pusing akibat doomscrolling dan menjaga kesehatan mata serta pikiran. Ingatlah untuk selalu bijak dalam mengonsumsi informasi dan memberikan waktu istirahat yang cukup bagi diri sendiri.