
Prestasi membanggakan diraih oleh mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) yang berhasil mengembangkan kapsul ekstrak daun sirsak sebagai terapi pendukung kanker serviks. Inovasi ini sukses meraih medali emas dalam kompetisi internasional yang digelar di Jepang.
Daun sirsak (Annona muricata) dikenal memiliki senyawa aktif seperti acetogenins yang bersifat antiproliferatif terhadap sel kanker. Tim mahasiswa UB memformulasi ekstrak daun sirsak menjadi kapsul yang mudah dikonsumsi, dengan target meningkatkan efektivitas terapi konvensional kanker serviks.
Penelitian ini berangkat dari kebutuhan akan alternatif terapi yang lebih terjangkau dan minim efek samping. Kapsul ekstrak daun sirsak diharapkan dapat menjadi adjuvant (tambahan) yang aman bagi pasien kanker serviks. Hasil uji laboratorium menunjukkan aktivitas sitotoksik yang signifikan terhadap sel kanker serviks.
Keberhasilan ini tidak hanya mengharumkan nama UB di kancah global, tetapi juga membuka peluang pengembangan obat herbal berbasis bahan alam Indonesia. Tim berharap inovasi ini dapat segera diuji klinis dan diproduksi massal untuk membantu pasien kanker serviks di Tanah Air.
Dengan raihan gold medal di Jepang, mahasiswa UB membuktikan bahwa riset anak bangsa mampu bersaing di tingkat internasional. Semoga prestasi ini menginspirasi lebih banyak inovasi di bidang kesehatan.