
Polusi udara akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya menyebabkan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), tetapi juga dapat memicu penyakit serius lainnya seperti asma dan Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK).
Dalam sebuah video yang diunggah di obat.id, dijelaskan bahwa asap karhutla mengandung partikel halus dan zat berbahaya yang dapat masuk ke dalam paru-paru. Paparan jangka pendek bisa menyebabkan iritasi mata, hidung, dan tenggorokan, sementara paparan jangka panjang meningkatkan risiko gangguan pernapasan kronis.
Penderita asma sangat rentan terhadap asap karhutla karena partikel tersebut dapat memicu serangan asma yang lebih sering dan lebih parah. Selain itu, orang yang sudah memiliki PPOK juga akan mengalami perburukan gejala seperti batuk berdahak dan sesak napas.
Untuk melindungi diri, disarankan untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, menggunakan masker yang tepat, dan menjaga kualitas udara di dalam rumah. Jika mengalami gejala seperti batuk terus-menerus, sesak napas, atau nyeri dada, segera konsultasikan dengan tenaga medis.