
Seorang remaja di Malaysia membuat keputusan berat dengan menghentikan pendidikannya demi merawat sang ayah yang sedang berjuang melawan kanker. Kisah mengharukan ini menjadi sorotan publik setelah diketahui bahwa pemuda tersebut kini hanya mengandalkan sisa uang bantuan sosial untuk bertahan hidup.
Pengorbanan demi Keluarga
Remaja yang tidak disebutkan namanya itu memilih untuk keluar dari bangku sekolah agar bisa fokus merawat ayahnya yang sakit. Keputusan ini diambil karena tidak ada anggota keluarga lain yang dapat menggantikan perannya dalam memberikan perawatan intensif bagi sang ayah.
Bertahan dari Sisa Bansos
Dalam kesehariannya, remaja tersebut harus mengatur keuangan dengan sangat ketat. Ia hanya mengandalkan sisa dana bantuan sosial (bansos) yang diterima untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari. Kondisi ini menunjukkan betapa beratnya beban yang harus ditanggung oleh keluarga kurang mampu saat menghadapi penyakit kronis.
Kisah ini menjadi pengingat akan pentingnya dukungan sosial dan sistem perlindungan yang memadai bagi keluarga yang merawat pasien kanker. Banyak warganet yang tergerak untuk memberikan bantuan setelah mengetahui perjuangan remaja tersebut.