
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan bahwa tingkat prevalensi diabetes mellitus di Provinsi DKI Jakarta mencapai angka 12,8 persen. Angka ini tergolong tinggi dan menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan masyarakat.
Data ini menunjukkan bahwa hampir satu dari delapan penduduk Jakarta berisiko atau telah mengidap diabetes. Kondisi ini memerlukan langkah-langkah pencegahan dan penanganan yang lebih intensif.
Diabetes merupakan penyakit kronis yang dapat memicu berbagai komplikasi serius seperti gangguan jantung, ginjal, dan saraf. Oleh karena itu, Kemenkes mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan menerapkan pola hidup sehat.
Beberapa langkah yang disarankan antara lain mengatur pola makan, rutin berolahraga, serta melakukan pemeriksaan gula darah secara berkala. Deteksi dini dianggap penting untuk mengurangi risiko komplikasi.
Pemerintah juga terus berupaya meningkatkan akses layanan kesehatan dan edukasi tentang diabetes di seluruh wilayah, khususnya di daerah perkotaan seperti Jakarta yang memiliki tingkat urbanisasi tinggi.