
Kebiasaan memijat atau membunyikan leher sendiri mungkin terasa melegakan, tetapi tahukah Anda bahwa aktivitas ini bisa menyimpan risiko serius, termasuk stroke? Sebuah artikel dari VIVA.co.id mengingatkan kita untuk lebih waspada terhadap kebiasaan yang tampaknya sepele ini.
Mengapa Membunyikan Leher Berbahaya?
Tindakan memutar atau menekan leher dengan kuat dapat menyebabkan cedera pada pembuluh darah di area leher. Salah satu risiko paling serius adalah terjadinya diseksi arteri, yaitu robekan pada lapisan dalam pembuluh darah yang dapat mengakibatkan penggumpalan darah. Gumpalan ini kemudian bisa menyumbat aliran darah ke otak, sehingga memicu stroke.
Faktor Risiko yang Perlu Diwaspadai
Meskipun tidak semua orang yang membunyikan leher akan mengalami stroke, beberapa faktor dapat meningkatkan risikonya:
- Riwayat tekanan darah tinggi atau penyakit jantung
- Kelainan pada pembuluh darah bawaan
- Kebiasaan memijat leher dengan tekanan yang sangat kuat atau gerakan yang tiba-tiba
- Usia lanjut, karena pembuluh darah menjadi lebih rapuh
Gejala yang Harus Diwaspadai
Jika setelah membunyikan leher Anda mengalami gejala seperti sakit kepala parah, pusing, penglihatan kabur, atau kesulitan berbicara, segera cari pertolongan medis. Gejala-gejala ini bisa menjadi tanda awal stroke yang memerlukan penanganan cepat.
Sebagai langkah pencegahan, sebaiknya hindari kebiasaan memijat atau membunyikan leher sendiri, terutama dengan gerakan yang keras. Jika merasa tegang di area leher, lebih baik konsultasikan dengan terapis profesional atau lakukan peregangan ringan yang aman.
Ingat, kesehatan pembuluh darah sangat penting untuk mencegah risiko stroke. Jangan anggap remeh kebiasaan kecil yang bisa berdampak besar pada kesehatan Anda.