13 Ribu Sapi di Sulteng Divaksinasi untuk Cegah Penyakit Mulut dan Kuku

Home blog 13 Ribu Sapi di Sulteng Divaksinasi untuk Cegah Penyakit Mulut dan Kuku
13 Ribu Sapi di Sulteng Divaksinasi untuk Cegah Penyakit Mulut dan Kuku
13 Ribu Sapi di Sulteng Divaksinasi untuk Cegah Penyakit Mulut dan Kuku

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) telah melaksanakan program vaksinasi terhadap 13.000 ekor sapi guna mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK). Langkah ini diambil sebagai upaya protektif untuk menjaga kesehatan ternak dan ketahanan pangan di daerah tersebut.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulteng, Drh. Andi Surya, menjelaskan bahwa vaksinasi dilakukan secara bertahap di seluruh kabupaten dan kota. “Kami targetkan semua sapi yang rentan terhadap PMK mendapatkan vaksinasi, terutama di daerah yang berpotensi tinggi terjadi penularan,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Program vaksinasi ini merupakan bagian dari strategi nasional pengendalian PMK yang dicanangkan oleh Kementerian Pertanian. Selain itu, pihaknya juga melakukan pemantauan ketat terhadap pergerakan ternak dan memberikan edukasi kepada peternak mengenai pentingnya menjaga kebersihan kandang serta menerapkan biosekuriti yang baik.

Data dari Dinas Peternakan Sulteng menunjukkan bahwa hingga saat ini tidak ada laporan kasus PMK yang signifikan di wilayah tersebut. Namun, kewaspadaan tetap ditingkatkan mengingat sifat penyakit yang mudah menular. “Kami berharap dengan vaksinasi ini, populasi sapi di Sulteng tetap sehat dan produktif, sehingga pasokan daging sapi untuk masyarakat tetap terjaga,” tambah Drh. Andi.

Para peternak menyambut baik program vaksinasi ini. Salah seorang peternak di Kabupaten Poso, Hasanuddin, mengaku lega karena sapi-sapinya kini lebih terlindungi. “Dulu kami khawatir kalau ada wabah, sekarang ada vaksinasi jadi lebih tenang,” katanya.

Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mengawal pelaksanaan vaksinasi hingga seluruh sapi yang menjadi sasaran terlindungi. Dengan demikian, diharapkan industri peternakan di Sulteng dapat berjalan stabil dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.