
Dalam rangka meningkatkan kesadaran kesehatan di kalangan nelayan, Kelompok 2 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) menggelar program edukasi mengenai bahaya Tuberkulosis (TBC) dan risiko Diabetes Mellitus. Kegiatan ini menyasar langsung komunitas nelayan yang rentan terhadap kedua penyakit tersebut.
Mengapa Edukasi Kesehatan Penting bagi Nelayan?
Para nelayan seringkali terpapar kondisi kerja yang keras, seperti cuaca ekstrem, polusi udara, dan pola makan yang tidak teratur. Faktor-faktor ini meningkatkan kerentanan mereka terhadap penyakit infeksi seperti TBC dan penyakit metabolik seperti diabetes. Oleh karena itu, edukasi yang tepat menjadi kunci untuk mencegah dan menangani masalah kesehatan ini sejak dini.
Bahaya TBC pada Nelayan
Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang menyerang paru-paru. Nelayan yang sering bekerja di lingkungan lembab dan memiliki daya tahan tubuh rendah sangat berisiko. Gejala awal seperti batuk berkepanjangan, demam, dan penurunan berat badan sering diabaikan. Melalui edukasi ini, peserta diajarkan cara mengenali gejala, pentingnya pemeriksaan dahak, dan pengobatan tuntas untuk mencegah penularan.
Risiko Diabetes pada Nelayan
Diabetes Mellitus menjadi ancaman serius karena pola makan tinggi karbohidrat dan gula, serta kurangnya aktivitas fisik saat tidak melaut. Tim KKN memberikan pemahaman tentang kadar gula darah normal, gejala seperti sering haus dan buang air kecil, serta cara mengelola pola makan dan olahraga sederhana. Deteksi dini melalui tes gula darah gratis juga dilakukan untuk membantu nelayan mengetahui kondisi kesehatannya.
Bentuk Kegiatan Edukasi
- Penyuluhan interaktif dengan media visual dan leaflet berbahasa Indonesia yang mudah dipahami.
- Sesi diskusi dan tanya jawab untuk menjawab kekhawatiran spesifik para nelayan.
- Pemeriksaan kesehatan gratis, termasuk tes gula darah dan skrining gejala TBC.
- Pembagian masker dan edukasi tentang pentingnya ventilasi rumah untuk mencegah TBC.
Kegiatan ini disambut antusias oleh para nelayan dan tokoh masyarakat setempat. Mereka berharap program serupa dapat berlanjut secara berkala untuk menjaga kesehatan komunitas pesisir.
Dengan adanya program KKN ini, diharapkan nelayan lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan, mampu mendeteksi dini gejala penyakit, dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Upaya preventif seperti ini merupakan langkah nyata dalam menurunkan angka kesakitan dan meningkatkan kualitas hidup nelayan.