
Memasuki musim kemarau, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap sejumlah penyakit yang kerap muncul akibat cuaca panas ekstrem. Beberapa gangguan kesehatan yang perlu diantisipasi antara lain diare dan heat stroke atau sengatan panas.
Diare Mengancam Akibat Konsumsi Air Tak Higienis
Kepala Dinkes Kukar, dr. Martina Yulianti, menjelaskan bahwa pada musim kemarau, ketersediaan air bersih seringkali menurun. Kondisi ini memicu masyarakat untuk menggunakan sumber air yang kurang terjamin kebersihannya, sehingga meningkatkan risiko terkena diare. Ia menekankan pentingnya memastikan air yang dikonsumsi telah dimasak hingga mendidih atau menggunakan air minum kemasan yang terpercaya.
“Kami mengingatkan warga untuk selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Biasakan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, terutama sebelum makan dan setelah buang air besar. Jika mengalami gejala diare seperti buang air besar encer lebih dari tiga kali sehari, segera periksakan ke fasilitas kesehatan terdekat,” ujar dr. Martina.
Heat Stroke: Bahaya Tersembunyi di Tengah Terik Matahari
Selain diare, heat stroke juga menjadi ancaman serius saat musim kemarau. Kondisi ini terjadi ketika tubuh tidak mampu lagi mengendalikan suhu internalnya akibat paparan panas berlebihan. Gejala awal meliputi pusing, sakit kepala, kulit kering dan panas, denyut nadi cepat, serta penurunan kesadaran.
Dinkes Kukar mengimbau masyarakat untuk menghindari aktivitas berat di luar ruangan pada pukul 10.00 hingga 16.00 WITA. Jika terpaksa beraktivitas di luar, disarankan untuk menggunakan topi, pakaian longgar berbahan katun, dan memperbanyak minum air putih meskipun tidak merasa haus. “Jangan menunggu haus untuk minum. Minumlah secara teratur setiap 15-20 menit saat beraktivitas di luar,” tambah dr. Martina.
Langkah Antisipasi yang Bisa Dilakukan
Berikut beberapa langkah yang direkomendasikan Dinkes Kukar untuk mencegah penyakit selama musim kemarau:
- Konsumsi makanan bergizi seimbang dan perbanyak buah serta sayur untuk menjaga daya tahan tubuh.
- Hindari jajan sembarangan, terutama makanan yang tidak tertutup dan terpapar debu.
- Gunakan masker saat berada di luar ruangan untuk mengurangi paparan debu dan polusi.
- Segera mandi setelah beraktivitas di luar untuk menurunkan suhu tubuh.
- Jika mengalami gejala heat stroke seperti pusing berat, mual, atau pingsan, segera cari tempat teduh, kompres tubuh dengan air dingin, dan minta bantuan medis.
Dengan menerapkan langkah-langkah pencegahan tersebut, diharapkan masyarakat Kukar dapat melewati musim kemarau dengan sehat dan terhindar dari berbagai gangguan kesehatan. Dinkes Kukar terus memantau situasi dan siap memberikan pelayanan kesehatan optimal bagi warga yang membutuhkan.