
Seorang anak yatim piatu di Lombok Barat (Lobar) mengalami kondisi kesehatan yang sangat memprihatinkan. Bocah malang tersebut diketahui menderita suatu penyakit yang menyebabkan lukanya dipenuhi ulat.
Kejadian ini pertama kali terungkap ketika warga sekitar melihat kondisi anak tersebut yang terus memburuk. Mereka segera melaporkan temuan ini kepada pihak berwenang setempat untuk mendapatkan penanganan medis yang layak.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, anak tersebut tinggal seorang diri tanpa pengasuhan orang tua. Kondisi ekonominya yang sangat terbatas membuatnya kesulitan untuk mengakses layanan kesehatan yang memadai.
Tim medis dari puskesmas terdekat pun langsung turun tangan untuk memberikan pertolongan pertama. Mereka membersihkan luka dan memberikan obat-obatan yang diperlukan untuk mencegah infeksi semakin parah.
Pemerintah daerah setempat juga telah menyatakan komitmennya untuk memberikan bantuan lebih lanjut, termasuk pemantauan kesehatan secara berkala dan dukungan sosial bagi anak yatim tersebut.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kepedulian sosial dan peran aktif masyarakat dalam melindungi anak-anak yang rentan, terutama mereka yang tidak memiliki keluarga.