Kolaborasi DPPKB dan KPA Ternate: Edukasi Pencegahan HIV/AIDS di SMA Pulau Hiri

Home blog Kolaborasi DPPKB dan KPA Ternate: Edukasi Pencegahan HIV/AIDS di SMA Pulau Hiri
Kolaborasi DPPKB dan KPA Ternate: Edukasi Pencegahan HIV/AIDS di SMA Pulau Hiri
Kolaborasi DPPKB dan KPA Ternate: Edukasi Pencegahan HIV/AIDS di SMA Pulau Hiri

Dalam upaya meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap bahaya HIV/AIDS, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Ternate menggandeng Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) setempat. Keduanya menggelar sosialisasi pencegahan penyakit tersebut di SMA yang berlokasi di Pulau Hiri.

Kegiatan yang berlangsung pada hari Selasa ini diikuti oleh puluhan siswa dan guru. Mereka mendapatkan materi tentang cara penularan, pencegahan, serta mitos dan fakta seputar HIV/AIDS. Para narasumber dari KPA Ternate memberikan penjelasan secara interaktif agar peserta lebih mudah memahami informasi yang disampaikan.

Kepala DPPKB Kota Ternate, melalui perwakilannya, menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari program rutin untuk menjangkau kalangan remaja. “Kami ingin anak-anak muda di Pulau Hiri memiliki pengetahuan yang benar tentang HIV/AIDS, sehingga mereka bisa melindungi diri dan tidak mudah terpengaruh informasi yang salah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KPA Ternate menambahkan bahwa kolaborasi dengan DPPKB sangat penting untuk memperluas jangkauan edukasi. “Dengan bekerja sama, kita bisa lebih efektif menyampaikan pesan pencegahan hingga ke pelosok daerah, termasuk pulau-pulau terpencil seperti Hiri,” katanya.

Para siswa tampak antusias mengikuti sesi tanya jawab. Beberapa di antara mereka mengaku baru pertama kali mendapatkan penjelasan detail tentang HIV/AIDS. “Saya jadi paham bahwa HIV tidak menular lewat bersalaman atau berbagi alat makan. Pengetahuan ini sangat berguna,” ujar salah satu siswa.

DPPKB dan KPA berencana melanjutkan sosialisasi serupa di sekolah-sekolah lain di wilayah Ternate dan sekitarnya. Mereka berharap generasi muda dapat menjadi agen perubahan dalam mencegah penyebaran HIV/AIDS di lingkungan masing-masing.