
Seorang ibu yang anaknya mengalami gangguan ginjal hingga harus dirujuk ke luar kota datang ke Kantor Informasi dan Komunikasi (KIC) Kabupaten Kuningan. Ia mengaku ingin menyampaikan keluhan dan mencari solusi langsung kepada Bupati Kuningan.
Ibu tersebut, yang enggan disebutkan namanya, mengatakan bahwa anaknya telah menjalani perawatan intensif di rumah sakit setempat. Namun, karena kondisi yang semakin kritis, dokter menyarankan untuk merujuk anaknya ke rumah sakit yang lebih besar di luar kota.
“Saya datang ke KIC untuk curhat dan berharap bisa bertemu langsung dengan Bupati. Saya ingin menyampaikan betapa beratnya perjuangan kami sebagai orang tua yang anaknya sakit ginjal,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Ia menambahkan, biaya pengobatan yang mahal dan jarak tempuh ke rumah sakit rujukan menjadi beban tambahan bagi keluarganya. “Kami berharap ada perhatian lebih dari pemerintah daerah, terutama dalam hal akses kesehatan dan bantuan biaya,” harapnya.
Kepala KIC Kuningan, yang menerima keluhan tersebut, menyatakan akan menyampaikan aspirasi ibu tersebut kepada Bupati. “Kami akan segera menindaklanjuti dan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mencari solusi terbaik,” katanya.
Kasus ini menjadi sorotan publik dan memicu diskusi tentang pentingnya pemerataan layanan kesehatan di daerah. Banyak warganet yang memberikan dukungan moral kepada ibu dan anaknya, serta berharap pemerintah daerah segera turun tangan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Bupati Kuningan terkait keluhan tersebut.