Suli Da’im: Antrean Operasi Tumor Otak Jangan Sampai Jadi Takdir Pasien

Home blog Suli Da’im: Antrean Operasi Tumor Otak Jangan Sampai Jadi Takdir Pasien
Suli Da’im: Antrean Operasi Tumor Otak Jangan Sampai Jadi Takdir Pasien
Suli Da’im: Antrean Operasi Tumor Otak Jangan Sampai Jadi Takdir Pasien

Suli Da’im, seorang tokoh masyarakat, menyuarakan keprihatinannya terhadap lamanya waktu tunggu yang harus dijalani pasien tumor otak untuk mendapatkan operasi. Menurutnya, kondisi ini tidak boleh dianggap sebagai takdir yang harus diterima begitu saja.

Ia menekankan bahwa sistem antrean yang panjang seringkali memperburuk kondisi pasien. Banyak dari mereka yang datang dalam keadaan kritis, namun harus menunggu berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu sebelum bisa ditangani. Hal ini, kata Suli, sangat tidak manusiawi dan perlu segera dicarikan solusi.

Suli Da’im mendesak pihak rumah sakit dan pemerintah untuk mengevaluasi ulang prosedur antrean operasi tumor otak. Ia menyarankan agar prioritas diberikan berdasarkan tingkat kegawatan medis, bukan semata-mata urutan pendaftaran. Dengan demikian, pasien yang kondisinya paling parah bisa segera mendapatkan pertolongan.

Ia juga mengingatkan bahwa penundaan operasi tumor otak bisa berakibat fatal. Tumor yang terus tumbuh dapat menekan saraf-saraf vital dan menyebabkan kerusakan permanen, bahkan kematian. Oleh karena itu, waktu adalah faktor yang sangat krusial dalam penanganan penyakit ini.

Lebih lanjut, Suli Da’im mengajak semua pihak untuk berkolaborasi dalam memperbaiki sistem pelayanan kesehatan. Ia berharap ke depannya tidak ada lagi pasien yang harus pasrah dan menganggap keterlambatan penanganan sebagai takdir yang tak terelakkan. Setiap nyawa berharga dan berhak mendapatkan perawatan yang cepat dan tepat.